Persiapan Menjalani Wawancara Kerja



Berbeda dari persiapan menghadapi pertandingan olahraga, Anda tak akan pernah bisa berulang kali berlatih untuk menjalani suatu wawancara kerja. Anda mustahil ‘meninggalkan pertandingan Anda pada masa latihan’. Pertimbangkan bahwa setiap menit yang Anda habiskan untuk persiapan wawancara senilai dengan investasi untuk peningkatan karir potensial Anda. Ingatlah baik-baik pepatah berikut: ‘Gagal dalam persiapan, maka bersiap-siaplah untuk gagal’.
Kapan waktu terbaik Anda memulai persiapan! Anggaplah Anda setidaknya telah melakukan penelitian awal begitu pertama kali Anda memutuskan untuk mengirimkan lamaran pekerjaan tertentu, segera setelah Anda menerima surat undangan mengikuti wawancara! Agar dapat mempersiapkan secara tepat berkaitan penelitian perusahaan tersebut dan analisis mengenai kemampuan diri Anda sendiri, Anda perlu menyisihkan waktu untuk memfokuskan diri yang bebas dari ganngguan apapun.
Anda butuh keberuntungan luar biasa untuk menjalani wawancara kerja yang sama sekali tanpa persiapan dan berhasil melewatinya melalui perpaduan kepribadian Anda yang mempesona dan kecerdasan yang cemerlang (sesuatu yang tak diragukan lagi PASTI Anda miliki).
 Perhatikan bahwa tak ada kesempatan kedua, tak ada perulangan dalam kehidupan nyata bagi suatu situasi wawancara kerja. Anda harus berada di puncak pertandingan dan siap menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin sulit menurut Anda dan menceritakan tentang diri Anda sendiri dalam istilah-istilah yang berkualitas tinggi. Wawancara kerja bukanlah waktu bagi Anda untuk menyembunyikan pesona Anda di bawah meja! Nyatanya ini adalah latihan berjualan. Anda menjual diri sendiri sejak saat Anda menyerahkan formulir lamaran atau mengirimkan CV Anda.
MENAKAR KAPASITAS DIRI
Bahkan sebelum Anda berangkat menempuh perjalanan untuk mendapatkan pekerjaan fantastis, disarankan untuk memeriksa dan melakukan semacam penilaian pada diri sendiri. Untuk memahami yang sebenarnya Anda cari dalam pekerjaan, Anda dapat mengembangkan tujuan-tujuan dan target-target yang jelas untuk membimbing Anda menemukannya. Sebaiknya Anda tidak mulai mencari pekerjaan baru secara asal-asalan. Lagipula, ini adalah sebuah keputusan yang berpotensi mengubah hidup Anda!
Banyak faktor yang dapat mempengaruhi Anda dalam menentukan keputusan tersebut, baik untuk memulai pekerjaan atau mengganti pekerjaan. Mungkin Anda merasa belum pernah mendapatkan masa rehat seperti seharusnya. Mungkin Anda pernah terlewatkan pada masa lalu ketika dijalankan program kenaikan jabatan atau pengembangan karyawan. Mungkin Anda menilai lingkungan saat ini tidak tepat bagi Anda untuk mendapatkan pekerjaan sesuai keinginan Anda. Dalam hal ini saya setuju dengan Geroge Bernard Shaw yang mengatakan:
Orang-orang cenderung menyalahkan keadaan lingkungan atas situasi mereka sekarang. Saya tidak percaya pada (besarnya pengaruh) lingkungan. Mereka yang memimpin di dunia ini adalah orang-orang yang bangkit dan mencari lingkungan sebagaimana mereka mau; dan seandainya mereka tak bisa menemukannya, maka mereka yang membuatnya.
PENILAIAN DAN KOMPETENSI DIRI
Berikut ini adalah metode sederhana untuk menakar kekuatan dan kelemahan diri, serta kecakapan yang dikenal sebagai ‘kecakapan yang bisa terus digunakan’, atau ‘kompetensi-kompetensi’ yang Anda dapatkan melalui lika-liku perjalanan hidup. Kecakapan semacam ini bisa jadi diperoleh secara sadar atau didapatkan melalui pengertian secara berangsur-angsur. Yang manapun juga, kecakapan tersebut bukanlah kecakapan spesifik-pekerjaan, melainkan kecakapan yang segera bisa diterapkan pada peran yang berbeda-beda. Kebetulan, kata ‘kompetensi’ telah turut menggairahkan dan menerangi sepanjang tahun-tahun belakangan ini dalam dunia sumber daya manusia dan  bahkan sebenarnya wawancara kerja yang Anda ikuti mungkin bisa digambarkan sebagai suatu ‘wawancara berbasis-kompetensi’ atau suatu ‘wawancara berfokus-kompetensi’. Apapun bentuknya, maksudnya adalah mereka akan mengajukan pada Anda pertanyaan-pertanyaan yang bertujuan untuk menemukan apakah Anda memiliki kelas kompetensi sesuai bidang tersebut yang mereka butuhkan, alih-alih mencari konfirmasi begitu saja dari informasi yang tercantum dalam CV Anda.
Tinjaulah deskripsi beberapa kompetensi yang terdapat di bawah.
Beberapa kompetensi biasanya dikelompokkan ke dalam kategori yang luas sebagaimana digambarkan berikut ini.
Dorongan untuk Berprestasi
Definisi: Individu yang meraih kesempatan-kesempatan untuk mencapai dan melampaui bisnis-bisnisnya serta cita-cita pribadi; sukses adalah motivasi besar bagi mereka; keinginan-keinginan untuk menjalankan tugas hingga standar tertinggi; umunya bersikap positif dan antusias sepanjang waktu; tidak terlalu menderita akibat kegagalan dan tangguh; banyak akal dan memiliki dorongan diri; bisa menerima perubahan dan bersifat fleksibel; mempunyai energi tingkat tinggi; memimpin melalui contoh.
Berpikir Strategis
Definisi: Individu yang mampu menilai industri/sektornya sebagai suatu keseluruhan; dapat mengidentifikasi ancaman dan kesempatan bagi perusahaan; dapat memonitor kemajuan dari proyek-proyek jangka pendek dan jangka panjang; mampu mengatur sekaligus banyak prioritas; memahami kaitan antara departemen dan tujuan perusahaan; mengenali interaksi antara karyawan dan isu teknis dalam mencapai tujuan-tujuan.
Membangun Relasi
Definisi: Individu yang mengerahkan usahanya sepanjang periode waktu terus menerus untuk membangun hubungan yang mempunyai pengaruh; berusaha membangun hubungan baik eksternal maupun internal; memahami pentingnya relasi bisnis yang baik; memperlihatkan sikap proaktif dalam memanfaatkan keahlian pihak lain; bekerja dengan yang lain untuk merumuskan solusi-solusi;membangun persahabatan dan jaringan aktif.
Kesadaran Komersial
Definisi: Individu yang memahami cara kerja perusahaan; dapat menerapkan prinsip-prinsip komersial dan finansial; menunjukkan minat aktif dalam kinerja finansial perusahaan dalam kerangka untung dan rugi, cash-flow, nilai tambah, routes to market, persaingan, dsb.
Pelopor Perubahan
Definisi: Individu yang bekerja bersama yang lain untuk menerapkan perubahan; membantu memperjelas dan menghindarkan kebingungan; mau menerima perubahan; memikul tanggung jawab untuk mengarahkan hal-hal ke depan; dapat mengidentifikasi dan mengawali perubahan; memahami interkoneksi departemen-departemen dan betapa perubahan mempengaruhi yang lain.
Kecakapan Kepemimpinan
Definisi: Individu yang memperlihatkan suatu kemampuan untuk berbagi pengertian visi dan tujuan bersama; mendapatkan respek dari yang lain melalui kata-kata dan tindakan-tindakannya; menginspirasikan loyalitas dan komitmen; memiliki gaya kepemimpinan yang bisa disesuaikan sesuai individu dan lingkungan; dapat membentuk dan membangun tim; menginspirasi dan antusias; memiliki empati; dapat mentrasformasikan tujuan-tujuan strategis ke dalam langkah-langkah perusahaan.
Perbaikan Berkesinambungan
Definisi: Individu yang memperlihatkan kemampuan untuk mengidentifikasi langkah-langkah yang diperlukan untuk mewujudkan hal-hal dalam cara berorientasi-kualitas; sanggup memastikan langkah-langkah ini memang dijalankan;meraih kesempatan-kesempatan untuk membuat perbaikan; menciptakan kondisi untuk memastikan berlangsungnya perbaikan yang berkesinambungan; mampi merencanakan dan mengorganisasikan tugas-tugas; sanggup menantang status quo.
Kesadaran Memuaskan Pelanggan
Definisi: Individu yang memperlihatkan kemampuan memenuhi dan melampaui harapan pelanggan; mengenali kepentingan utama pelanggan; dapat mengantisipasi kebutuhan mendatang dari pelanggan; melakukan lebih untuk kepuasan pelanggan; memikul tanggung jawab dalam membina relasi jangka panjang dengan pelanggan; menempa relasi yang membuka kesempatan berkembang di masa mendatang baik untuk pelanggan maupun perusahaan sendiri.
Kemampuan Mengambil Keputusan dan Menakar
Definisi: Individu yang sanggup memperlihatkan kesigapan untuk menentukan keputusan berkualitas-tinggi berdasarkan informasi yang saling berkaitan menggunakan logika dan kemampuan analitik; menguraikan isu rumit menjadi bagian per bagian; mempertimbangkan hasil dari aksi tindakan yang bervariasi; dapat menarik kesimpulan yang bisa diandalkan dari sumber-sumber data yang berlainan, atau bahkan saling bertentangan; dapat menghasilkan keputusan yang aman tepat pada waktunya; sanggup menentukan keputusan dengan memahami iklim politis internal.
Kemampuan Mempengaruhi
Definisi: Individu yang menunjukkan kompetensi dalam meyakinkan orang lain atau mengesankan mereka sedemikian sehingga mendapatkan penerimaan, persetujuan, atau perubahan perilaku; mengatur suatu contoh positif melalui pemodelan perilaku; memiliki kemampuan istimewa dalam mendengarkan, dan kecakapan komunikasi secara oral dan tertulis; memiliki kemampuan untuk mempengaruhi kolega, bawahan dan atasan, serta pembuat keputusan kunci; dapat mempengaruhi pada tingkat taktis dan strategis.
Pengembangan Diri dan Orang Lain
Definisi: Individu yang memperlihatkan minat pada pengembangan karyawan lain termasuk dirinya; mencari kesempatan untuk mempelajari kecakapan baru; mendorong yang lain dalam pengembangan diri mereka; menerima tanggung jawab untuk membimbing dan menasihati; mengawasi tingkat kecakapan sendiri dan karyawan lain; mengikuti perkembangan bidang-bidang pilihannya.
Kecakapan dalam Kelompok
Definisi: Individu yang memperlihatkan kemampuan bekerja secara kooperatif dan produktif dengan yang lain; meniru gaya kerjasama kelompok pada karyawan lain; mencari kesempatan untuk bekerja dalam tim yang ad hoc dan yang didirikan; memahami cara mengatur dan mengawasi sasaran dan tujuan tim; mengenali perangkat kemampuan membedakan individu-individu dan kebutuhan akan suatu percampuran di dalam tim.
LEVEL KOMPETENSI
Pewawancara sering mendefinisikan level kompetensi yang perlu dimiliki calon pegawai tetap dalam tiap-tiap kategori sebelum sampai tahap wawancara. Kandidat yang ideal akan ditempatkan di atas level paling rendah sesuai tiap-tiap kompetensi tertentu. Bagaimanapun juga, pewawancara juga hidup di dunia nyata (memang sulit dipercayai, saya tahu) dan mungkin tahu bahwa mereka mau tak mau mencari orang yang langsung terlihat melebihi syarat minimal. Yang lebih sering terjadi adalah kandidat yang mendapatkan nilai keseluruhan tertinggi yang akan menerima tawaran tersebut. Sebenarnya bisa jadi meskipun Anda dinilai lebih rendah pada satu atau lebih kompetensi bukan berarti Anda tak akan mendapatkan tawaran tersebut –seorang pimpinan yang tercerahkan selanjutkan akan membuat pelatihan dalam masa perkenalan awal Anda yang akan mengatasi kekurangan ini.
Pada level manakah dari setiap kompetensi-kompetensi tersebut Anda berada saat ini? Mudah dipahami bahwa seseorang bisa mengatakan ‘OK’ pada suatu hal atau ‘istimewa’ pada hal yang lain dalam kehidupan sehari-hari. Namun, bagaimanakah para pimpinan membagi tingkatan kompetensi yang dimiliki individu? Banyak perusahaan telah melewati proses yang panjang dan sulit dalam menguji kompetensi mereka dan menguraikan dalam kata-kata untuk menggambarkan seperti apakah kiranya tiap tingkatan kompetensi itu. Berikut ini adalah contoh khas dari tipe analisis yang sudah dilakukan di ‘dunia nyata’.

0 komentar:

Posting Komentar