
Mendapatkan pekerjaan impian adalah harapan semua orang,setelah sekian lama berkecimpung di perguruan tinggi.hal yang paling di takuti setalah lulus adalah susahnya mencari pekerjaan.Tak hayal jika banyak lulusan perguruan tinggi yang sekarang masih menganggur di rumah ,itu di sebabkan karena Lowongan pekerjaan yang ada tidak sebanding dengan jumlah pencari kerja sehingga hanya yang lebih unggulah yang akan mendapatkan pekerjaan itu..
Berikut adalah tip seputar mengisi formulir lamaran kerja yang pastinya kan memikat HRD pada perusahaan yang akan kalian tuju.
Berikut Langkah-langkah Mengisi Formulir Lamaran Kerja
- Begitu Anda mendapatkan formulir, buatlah sekaligus satu
atau dua salinannya untuk membuat draf isian Anda. Anda tentu mau formulir
yang nanti dibaca oleh calon pimpinan Anda benar-benar rapi, tanpa sedikit
pun kesalahan tulisan, noda kotoran, atau bahkan gaya cakar ayam.
- Bacalah semua petunjuk yang tercantum secara saksama dan
ikuti secermat mungkin,
- Tidak perlu tergoda untuk mencoba memasukkannya dalam printer komputer untuk mengisikan
jawaban Anda secara tercetak rapi pada baris-baris isian –waktu Anda akan
terbuang sia-sia!
- Jangan pernah, jangan sekali-kali, menuliskan pada kotak
jawaban ‘Lihat CV terlampir.’ Dijamin formulir Anda akan ditolak. Pimpinan
perusahaan menggunakan formulir ini dengan alasan kuat; mereka tak akan
berbaik hati pada siapa pun yang terlalu malas untuk mengisinya.
- Kotak-kotak isian pada formulir aplikasi cenderung
berukuran kecil. Pilihlah secara cermat kata-kata Anda. Apabila kotak
isian tidak cukup besar untuk sesuatu yang hendak Anda sampaikan,
lampirkan selembar kertas kosong untuk tulisan Anda dan beri keterangan
acuan pada formulir.
- Saat membuat daftar dari perusahaan tempat Anda bekerja
sebelumnya, pastikan tidak ada bagian kosong yang tidak jelas.
- Usahakan menampilkan sikap positif melalui formulir
tersebut. Apabila memungkinkan, beri tekanan pada pencapaian-pencapaian
yang Anda raih.
- Apabila diminta untuk memberikan nama referensi,
pastikan Anda telah mendapatkan izin sebelumnya, atau apabila Anda tidak
ingin mereka dihubungi sebelum Anda mendapatkan tawaran, tunjukkan syarat
ini saat mengisi formulir.
- Setelah Anda puas dengan draf Anda, salin rinciannya ke
formulir asli. Isi formulir aplikasi dengan tulisan tangan Anda yang
paling rapi dan pilihlah tinta hitam tetap jelas saat difotokopi. Jangan
pernah gunakan warna lain kecuali tinta hitam atau biru.
- Setelah Anda isi lengkap formulir lamaran, buatlah
salinan fotokopinya sebagai dokumen pribadi Anda. Anda bisa membawanya
saat kesempatan wawancara untuk acuan.
- Buatlah konsep surat pengantar sebagai lampiran formulir
Anda. Surat pengantar ini harus ringkas dan selalu menggunakan istilah
‘Dear Mr Smith’, atau siapa pun nama keluarga si perekrut. Jangan
terpancing untuk menggunakan nama depan mereka, bahkan apabila dalam iklan
menyebutkannya, karena bisa dianggap sok akrab. Jangan juga menulis ‘Dear
Sir or Madam’ karena terlalu kentara kurangnya perhatian pada detail.
0 komentar:
Posting Komentar