Ceritakan pada kami mengenai
situasi terakhir ketika Anda harus mencapai sebuah keputusan tanpa memiliki
semua fakta.
Walaupun contoh ini mungkin
terlihat sepele, namun menunjukkan kematangan dan kemampuan untuk mendekati
pekerjaan secara konseptual. Pewawancara ingin mengetahui apakah Anda memahami
bahwa mendapatkan pekerjaan saja belumlah cukup. Respons Anda harus
memperlihatkan banyaknya akal dan inisiatif.
Ketika saya berada di penempatan kerja dari
universitas, supervisor saya, seorang manajer pemasaran, meminta saya untuk
mengumpulkan lima ratus paket pers untuk dikirimkan. Saya tidak yakin susunan
halaman dan press release yang harus dikirimkan, namun supervisor saya sudah berangkat untuk
menemui klien. Karena khawatir memasukkan informasi dalam susunan yang keliru,
maka saya berusaha menghubungi nomor ponselnya dan berbicara pada dia yang
sedang berada di mobilnya. Dia menjelaskan susunan materi melalui sambungan
telepon, dan akhirnya saya berhasil menghindari kesalahan yang bisa memboroskan
berjam-jam pekerjaan dan keterlambatan pengiriman –belum termasuk sakit kepala.

0 komentar:
Posting Komentar